System Administrasi Dasar Pada Linux I Bagian 2

Posted on

System Administrasi Dasar Pada Linux I Bagian 2

System
System

 

Kemaren kita sudah belajar System Administrasi Dasar Pada Linux I Bagian 1 sekarang kita lanjutkan ke pembelajaran bagian 2.

The ping Command

Perintah ping menguji koneksi antara mesin lokal dan alamat atau mesin jarak jauh. Perintah berikut “ping” google.com dan 216.58.217.110 :

ping google.com
ping 216.58.217.110

Perintah-perintah ini mengirim sejumlah kecil data (paket ICMP) ke host jarak jauh dan menunggu tanggapan. Jika sistem ini mampu membuat koneksi, itu akan melaporkan “waktu round trip” untuk setiap paket.

Berikut adalah contoh output dari empat ping ke google.com :

system2

ping

Kolom time menentukan durasi perjalanan pulang pergi dalam milidetik untuk satu paket. Ketika Anda telah mengumpulkan jumlah informasi yang Anda butuhkan, gunakan Control + C untuk menghentikan proses. Anda akan diberikan beberapa statistik setelah proses dihentikan. Ini akan menyerupai:

--- google.com ping statistics ---
4 packets transmitted, 4 received, 0% packet loss, time 3007ms
rtt min/avg/max/mdev = 33.890/40.175/53.280/7.679 ms

Ada beberapa poin data penting yang perlu diperhatikan:

1). Packet Loss, atau perbedaan antara jumlah paket yang dikirim dan jumlah paket yang berhasil dikembalikan. Angka ini menunjukkan persentase paket yang dibuang.
2) Round Trip Time (rtt) Statistik pada baris terakhir melaporkan informasi tentang semua tanggapan ping. Untuk ping ini kita melihat bahwa paket perjalanan tercepat (min) membutuhkan waktu 33,89 milidetik. Rata-rata perjalanan pulang pergi (rata-rata) memakan waktu 40,175 milidetik. Paket terpanjang (maks) membutuhkan waktu 53,28 milidetik. Satuan standar deviasi (mdev) untuk keempat paket ini adalah 7,67 milidetik.

Perintah ping berguna sebagai alat diagnostik informal untuk mengukur latensi jaringan point-to-point, dan sebagai alat untuk memastikan Anda dapat membuat koneksi ke server jarak jauh.

Baca juga :  Dasar Jaringan Komputer Kelas 10 SMK

 

The traceroute Command

Perintah traceroute memperluas fungsionalitas perintah ping. Ini memberikan laporan tentang jalur yang diambil paket untuk berpindah dari mesin lokal ke mesin jarak jauh. Setiap langkah (server perantara) di jalur disebut hop. Informasi rute berguna saat memecahkan masalah jaringan: jika ada paket yang hilang di salah satu dari beberapa lompatan pertama, masalahnya sering kali terkait dengan jaringan area lokal (LAN) atau penyedia layanan Internet (ISP) pengguna. Sebaliknya, jika ada paket yang hilang di dekat akhir rute, masalahnya mungkin disebabkan oleh masalah dengan koneksi server.

Berikut adalah contoh output dari perintah traceroute :

system3
system3

Seringkali nama host dan alamat IP di kedua sisi lompatan yang gagal berguna dalam menentukan siapa yang mengoperasikan mesin di mana kesalahan perutean terjadi. Lompatan yang gagal ditandai dengan garis dengan tiga tanda bintang (* * *).

Menambahkan keluaran traceroute ke tiket dukungan Linode terkadang berguna saat mencoba mendiagnosis masalah jaringan. Anda mungkin juga ingin meneruskan informasi traceroute ke Penyedia Layanan Internet (ISP) jika Anda mencurigai bahwa masalah konektivitas ada pada jaringan ISP Anda. Mencatat informasi traceroute sangat berguna jika Anda mengalami masalah sesekali.

The mtr Command

Perintah  mtr , seperti alat traceroute, memberikan informasi tentang rute yang diambil lalu lintas internet antara sistem lokal dan host jarak jauh. Namun,  mtr  memberikan informasi tambahan tentang waktu perjalanan pulang pergi untuk paket tersebut. Di satu sisi, Anda dapat menganggap  mtr  sebagai kombinasi traceroute dan ping.

Baca juga :  Linux Dasar Sistem Administrasi pada Linux I Bagian 1

Berikut adalah contoh output dari perintah  mtr :

system4
system4

Seperti perintah ping, mtr melacak kecepatan koneksi secara real time sampai Anda keluar dari program dengan CONTROL + C. Agar mtr berhenti secara otomatis dan menghasilkan laporan setelah sepuluh paket, gunakan bendera –report :

mtr --report

Ketahuilah bahwa mtr akan berhenti sebentar saat menghasilkan keluaran. Untuk informasi lebih lanjut tentang mtr pertimbangkan masalah jaringan diagnosis kami dengan panduan mtr.

System Diagnostics

Jika Anda mengalami masalah dengan Linode Anda yang tidak terkait dengan jaringan atau masalah aplikasi lainnya, mungkin membantu untuk mengesampingkan masalah tingkat “perangkat keras” dan sistem operasi. Gunakan alat berikut untuk mendiagnosis dan mengatasinya dengan lebih baik.

Jika Anda menentukan bahwa Anda memiliki masalah dengan penggunaan memori, lihat panduan kami untuk menyelesaikan masalah penggunaan memori. Gunakan alat dan pendekatan berikut untuk menentukan penyebab spesifik dari masalah Anda.

pada bagian 2 ini kita sudah belajar System Administrasi Dasar Pada Linux selanjutnya kita belajar dasar dasar System Administrasi pada Linux  bagian 3 Tentang Check Current Memory Usage ( Penggunaan dengan vmstat ), Monitor I/O Usage with vmstat , Monitor Processes ( Proses Monitor ), Memory, and CPU Usage with htop ( Penggunaan CPU dengan htop ). bagi kalian yang belum mengikuti pembelajaran pada Bagian 1 klik di sini. jangan sampai ketinggalan ya belajar unik dan asik di artikelguru.com

Gravatar Image
Lahir di Majapahit yang sekarang lebih di kenal dengan nama Mojokerto. Menimba ilmu serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari hari dari Pengalaman hidup dan menjadi lebih baik.